100 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi 14 Juli: Sasar Anak Miskin Ekstrem

Oleh redaksi-j pada 08 Jul 2025, 16:24 WIB
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf saat dialog pilar-pilar sosial di Gedung Olah Bebaya, Komplek Rumah Jabatan Gubernur pada Sabtu (10/5/2025). IFoto:smartrt.news/Humas Pemprov Kaltim)

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf saat dialog pilar-pilar sosial di Gedung Olah Bebaya, Komplek Rumah Jabatan Gubernur pada Sabtu (10/5/2025). IFoto:smartrt.news/Humas Pemprov Kaltim)

Smartrt.news, BALIKPAPAN — Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan bahwa seluruh elemen pelaksanaan Sekolah Rakyat tahap pertama telah rampung dan siap berjalan.

Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdata dalam Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Mulai dari siswa, guru, hingga kurikulum Sekolah Rakyat, semuanya sudah siap. Proses seleksi sudah selesai,” tegas Gus Ipul usai Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (7/7/2025).

Sekolah Rakyat menjadi salah satu terobosan sosial-educational berbasis keadilan sosial. Pendaftaran siswa dilakukan berdasarkan verifikasi langsung ke rumah oleh pendamping Kemensos, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan BPS. Wawancara dan survei dilakukan untuk memastikan bahwa calon siswa memang berasal dari kelompok ekonomi terbawah.

“Tidak ada tes akademik di Sekolah Rakyat. Yang dilakukan adalah talent mapping, untuk melihat kesiapan fisik, mental, dan minat belajar siswa,” jelas Gus Ipul.

Guru dan Kepala Sekolah Sudah Terlatih, Kurikulum Khusus Disiapkan

Guru dan kepala sekolah yang ditugaskan di Sekolah Rakyat telah direkrut melalui proses ketat dan diberi pembekalan oleh Satgas Kemendikdasmen. Penetapan guru dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sementara dari sisi kurikulum, telah disusun satu model khusus yang memadukan pendidikan formal dan pembentukan karakter, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kurikulum Sekolah Rakyat dirancang bukan hanya untuk mencerdaskan, tapi juga membentuk karakter tangguh anak-anak dari kelompok rentan,” ujar Gus Ipul.

Sebanyak 100 Sekolah Rakyat tahap pertama akan resmi beroperasi pada 14 Juli 2025. Program ini diharapkan menjadi prototipe nasional dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga paling miskin.

“Insyaallah 100 lokasi akan mulai berjalan pada 14 Juli. Ini bukti negara hadir untuk mereka yang paling membutuhkan,” ujar Gus Ipul.

(Tim Smartrt.news/Johan/Sumber : Info Publik)