Data BPS, Kemiskinan di Kaltim Turun, Kukar Tertinggi, Balikpapan Terendah
Grafik data kemiskinan di Kaltim /BPS
Smartrt.news, BALIKPAPAN— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2024 mencapai puluhan ribu jiwa dengan distribusi yang bervariasi di setiap daerah.
Dikuti dari laman Badan Pusat Statistik (BPS), Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi wilayah dengan jumlah penduduk miskin tertinggi, sementara Balikpapan menempati posisi terendah.
Data BPS, jumlah penduduk miskin di Kukar tercatat 62.360 orang, disusul Samarinda sebanyak 42.840 orang, Kutai Timur 37.110 orang, Paser 25.280 orang, dan Balikpapan hanya 14.530 orang.
Secara keseluruhan, tingkat kemiskinan di Kaltim menurun dari 6,11% pada 2023 menjadi 5,78% pada 2024. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan kesejahteraan masyarakat, meskipun ketimpangan antarwilayah masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah daerah.
Kukar, dengan luas wilayah dan populasi terbesar di Kaltim, menyumbang jumlah penduduk miskin terbanyak secara absolut. Sebaliknya, Balikpapan yang menjadi pusat ekonomi dan jasa, mencatat angka kemiskinan terendah di provinsi ini.
Meski jumlah absolut kemiskinan di beberapa daerah relatif kecil, BPS mencatat bahwa persentase kemiskinan di wilayah terpencil seperti Mahakam Ulu dan Kutai Barat masih tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan akses infrastruktur, lapangan kerja, dan layanan dasar.
Pengamat ekonomi daerah menilai bahwa penurunan kemiskinan di Kaltim tidak lepas dari peran sektor pertambangan, industri pengolahan, dan perdagangan yang terus tumbuh. Namun, mereka mengingatkan pentingnya diversifikasi ekonomi agar penurunan kemiskinan bersifat berkelanjutan.
(Tim Smartrt.news/Johan/Sumber : BPS)

