Gubernur Tegaskan Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata, Lomba Tradisional Warnai Kebersamaan ASN Kaltim

Oleh redaksi-j pada 18 Agu 2025, 16:23 WIB

Lomba antar ASN yang digelar Pemprov Kaltim dalam rangka HUT Kemerdekaan / Pemprov Kaltim

Smartrt.news, SAMARINDA – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa hingga ke Benua Etam. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim turut memeriahkan momentum bersejarah ini dengan menggelar Lomba Permainan Tradisional di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (18/8/2025).

Meski terbatas bagi pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim beserta keluarga, suasana penuh keceriaan sangat terasa. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (Harum) bersama istri Sarifah Suraidah, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, para asisten, kepala biro, dan seluruh pimpinan perangkat daerah larut dalam kebersamaan.

“Salam sukses, sekali merdeka tetap merdeka!” pekik Gubernur Harum, yang langsung disambut teriakan lantang “Merdeka!” oleh seluruh peserta.

Dalam sambutannya, Gubernur Harum menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada euforia semata.

Semangat perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga, katanya, harus menjadi teladan bagi aparatur negara dalam mengabdi kepada bangsa.

“Delapan dasawarsa kita merdeka. Angka ini matang bagi suatu bangsa. Maka aparatur negara wajib mengisinya dengan kerja cerdas, ikhlas, dan tuntas demi masyarakat,” tegas Harum.

Ia juga menekankan bahwa tantangan ke depan semakin besar, baik di level nasional maupun daerah. Karena itu, seluruh jajaran Pemprov Kaltim diminta memperkuat etos kerja agar mampu melahirkan generasi emas yang berdaya saing tinggi.

“Insyaallah Kalimantan Timur menjadi provinsi maju dan memberi manfaat besar bagi bangsa Indonesia,” tambahnya.

Berbagai lomba khas 17 Agustus, seperti memasukkan paku ke dalam botol, tarik tambang, lari karung, lomba bakiak, hingga makan kerupuk, digelar untuk membangkitkan suasana meriah.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menjaga tradisi permainan rakyat yang sarat nilai kebersamaan. Acara ditutup dengan makan siang bersama di Halaman Pendopo Odah Etam.

Gubernur Harum menutup rangkaian acara dengan pekikan lantang:
“Dirgahayu Indonesia, jayalah bangsa Indonesia, jayalah Kalimantan Timur. Merdeka!”

Kemeriahan lomba tradisional di lingkungan Pemprov Kaltim ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan adalah amanah.

Bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk terus diperjuangkan dengan kerja nyata, demi terwujudnya Kaltim Emas di masa depan.

(Tim Smartrt.news/Johan/Sumber : Pemprov Kaltim)