Gunung Bugis Balikpapan Masuk Empat Daerah Rawan Narkoba di Kaltim, Termasuk Bandara Sepinggan

Oleh redaksi-j pada 17 Jun 2025, 16:21 WIB
Gunung Bugis Balikpapan dari atas (Foto : Instagram Polisi Indonesia)

Gunung Bugis Balikpapan dari atas (Foto : Instagram Polisi Indonesia)

Smartrt.news, SAMARINDA – Gunung Bugis Balikpapan menjadi salah satu, dari empat wilayah rawan narkoba di Kaltim. Hal itu berdasarkan pemetaan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim.

Tiga wilayah lainnya yang rawan narkoba yakni, Jalan Lambung Mangkurat, dan Jalan Pertenunan, Samarinda, serta Kampung Berlin, Lok Tuan, Bontang. Empat wilayah tersebut merupakan Zona Merah Peredaran Narkoba di Kaltim

Hal itu terungkap dalam Rapat Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Terpadu (P4GN dan PN) di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa, 17 Juni 2025.

Dalam forum tersebut, Kepala BNN Provinsi Kaltim Brigjen Pol Rudi Hartono mengungkap fakta mencengangkan: Kaltim bukan hanya menjadi daerah transit, tapi juga pasar aktif peredaran narkotika di Indonesia.

Dengan garis pantai sepanjang 3.760 km, Kaltim hanya memiliki enam pos pengawasan laut. Situasi ini membuka celah lebar bagi penyelundupan lewat jalur laut, dari Berau hingga Paser.

“Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan juga menjadi titik rawan. Dalam enam bulan terakhir, sudah ada 16 kasus penyelundupan narkotika yang terdeteksi melalui jalur udara,” ujarnya.

Sementara, berdasarkan data Polda Kaltim hingga Mei 2025 tercatat sebanyak 595 kasus narkoba, dengan 767 jumlah tersangka yang diamankan.

Sedangkan varang bukti yang disitas, 98,1 kg sabu, 462 butir ekstasi, 49.079 butir obat daftar G, serta tembakau gorila dan katinon

Aksi Kolektif Tangkal Narkoba

Rapat Forum Komunikasi Terpadu P4GN dan PN juga diakukan penandatanganan berita acara bersama oleh Gubernur Kaltim dan unsur Forkopimda, sebagai komitmen bersama dalam memperkuat aksi pencegahan di seluruh lini pemerintahan.

Acara ini dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, dam Dirnarkoba Polda Kaltim

Kemudian Plt Aspidum Kejati Kaltim, Kabinda, Danlanal, Danlanud, Hakim Tinggi PT Kaltim, KPTA, Bea Cukai, KSOP, Kepala BNN kabupaten/kota, pimpinan perangkat daerah, lembaga vertikal, LSM, serta relawan anti-narkoba

(Tim Smartrt.news/Johan/Sumber : Pemprov Kaltim)