Kelurahan Baru Ulu Beri Pendampingan Mantan Pecandu Narkoba
Lurah Baru Ulu, Balikpapan Barat, Abas. (smartrt)
SMARTRT.NEWS – Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, terus berupaya memberdayakan masyarakat. Khususnya bagi mantan pecandu narkoba.
Tujuannya, membantu mereka kembali beradaptasi dengan lingkungan sosial. Termasuk menghindari ketergantungan pada barang setan yang dilarang pemerintah.
Lurah Baru Ulu, Abas, menegaskan komitmennya mendukung program pemberdayaan. Sebagai bagian dari Satuan Tugas Bersih dari Narkoba (Satgas Bersinar), pihak kelurahan turut aktif memberikan pendampingan.
“Sudah ada kegiatan dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Balikpapan. Untuk pendampingan bagi warga Kelurahan Baru Ulu yang membutuhkan laporan dan pendampingan khusus bagi mantan pecandu narkoba,” ujar Abas saat berbincang di kantornya, Jumat (28/2/2025).
Kelurahan Baru Ulu bekerja sama dengan Bapas Balikpapan untuk memperkuat program pendampingan. Saat ini, sekitar 15 warga mantan pecandu narkoba tengah menjalani program tersebut.
Namun, kata Abas, jumlahnya bisa bertambah karena ada warga dari luar Kelurahan Baru Ulu yang juga melakukan wajib lapor.
“Tapi saya dengar lagi untuk yang wajib lapor, ada yang lapor ke bapas, lapor juga kesini. Itu sudah ada yang dari wilayah lain, bukan dari Kelurahan Baru Ulu,” tambahnya.
Kemudahan Pendampingan
Adapun untuk pendampingan, ia menjelaskan, penempatan sebelumnya di Kantor Keluruhan Baru Ulu. Namun, kini pusatnya di gedung kelurahan lama yang menjadi Sekretariat Satgas Bersinar.
Menurutnya, ini lebih sesuai dan efektif karena menyatukan pelbagai bentuk pendampingan termasuk pelaporan satu tempat. Sehingga warga yang wajib lapor tidak perlu jauh-jauh lagi ke tempat lain.
Keberadaan sekretariat ini juga mendapat perhatian dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Balikpapan, serta lembaga lainnya.
“Ini juga sedang dikunjungi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), termasuk satgas bersinar dan seketariat Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Nah, semua bagian upaya mencerdaskan anak-anak dan keluarga,” jelas Abas.
Sosialisasi Tekan Peredaran Narkoba
Selain pendampingan, Kelurahan Baru Ulu juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di pelbagai kesempatan. “Tentang sosialisasi dampak penggunaan narkoba. Langsung dari satgas bersinarnya untuk menyampaikan. Terutama ketuanya Pak Aswat. Bagi sekolah-sekolah juga seperti itu,” ujarnya.
Dengan pelbagai upaya ini, Abas berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas narkoba. Serta dapat membantu menekan angka peredaran narkoba di wilayahnya.
Menurutnya, pendampingan dan sosialisasi menjadi langkah awal penanggulangan penyalahgunaan narkoba. Sekaligus upaya preventif agar generasi muda di lingkungan tersebut tidak ikut terjerumus.
“Saya berharap mudah-mudahan paling tidak peredaran narkoba di Baru Ulu semakin berkurang. Jangan sampai semakin meluas. Sehingga menjaga anak-anak kita dan keluarga, jangan sampai terkena narkoba,” ujarnya.
Reporter: Nugi Irmawan
Editor: The Hijau
