Kemendikdasmen Luncurkan Panduan Resmi MPLS Ramah: Bebas Perpeloncoan
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti (Foto: Dok Kemendikdasmen)
Smartrt.news, BALIKPAPAN — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) resmi menerbitkan Panduan Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah.
Panduan ini ditujukan untuk seluruh jenjang pendidikan dan menjadi acuan pelaksanaan MPLS yang lebih bermakna, bebas kekerasan, dan ramah anak.
Inisiatif ini sekaligus menjadi langkah konkret mencegah praktik perpeloncoan yang selama ini membayangi kegiatan MPLS di berbagai sekolah.
“MPLS bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah momentum penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan belajar, beradaptasi secara sosial dan emosional, serta menumbuhkan karakter positif,” ujar Sekjen Kemendikdasmen, Suharti.
Transisi Sehat Tanpa Kekerasan
Melalui Panduan MPLS Ramah, Kemendikdasmen menegaskan bahwa semua satuan pendidikan tidak diperbolehkan melakukan praktik yang mengandung unsur kekerasan fisik maupun verbal, perpeloncoan, aktivitas tidak mendidik, dan pungutan dalam bentuk apapun kepada orang tua.
Alih-alih mengintimidasi, kegiatan MPLS harus mendorong pembelajaran yang menyenangkan dan membangun semangat positif di hari-hari awal masuk sekolah.
“Kami ingin MPLS menjadi pengalaman yang mindful, meaningful, dan joyful. Inilah landasan untuk membangun karakter dan profil pelajar Pancasila sejak hari pertama,” terang Kepala Puspeka, Rusprita Putri Utami.
Silabus Nasional dan Kegiatan Pilihan
MPLS Ramah terdiri atas dua jenis kegiatan:
- Kegiatan wajib: mengacu pada silabus nasional yang telah disiapkan Kemendikdasmen.
- Kegiatan pilihan: disesuaikan dengan kebutuhan dan ciri khas masing-masing satuan pendidikan.
Guru dan tenaga kependidikan didorong untuk menggunakan momen MPLS guna memetakan kebutuhan perkembangan murid baru, baik secara akademik maupun sosial-emosional.
Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia
Panduan MPLS Ramah juga memperkenalkan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, yaitu:
- Bangun pagi
- Ibadah dan doa
- Olahraga
- Makan sehat
- Gemar belajar
- Bermasyarakat
- Tidur cukup
Kebiasaan ini diharapkan menjadi bagian dari budaya positif sekolah dan memperkuat pembentukan karakter murid secara holistik.
“MPLS Ramah bukan sekadar pengenalan, tapi ruang tumbuh. Bukan ketakutan, tapi harapan. Inilah wajah pendidikan masa depan: ramah, merdeka, dan manusiawi,” pungkas Suharti.
Panduan lengkap MPLS Ramah dapat diunduh di laman resmi:
https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/mplsramah
(Tim Smartrt.news/Johan/Sumber : Kemendikdasmen/Info Publik)
