Ketua DPR Puan Maharani: Jangan Kita Terpecah Belah

Oleh redaksi-j pada 31 Agu 2025, 11:24 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani dalam pidato pembukaan masa persidangan I Tahun 2025-2026 DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Foto: Runi/vel/DPR

Smartrt.news, JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani, menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah situasi kebangsaan yang dinilainya kurang kondusif akhir-akhir ini.

Puan mengingatkan agar jangan sampai Indonesia terpecah belah akibat gesekan politik maupun peristiwa sosial yang memicu konflik.

Pesan itu disampaikan Puan saat bertakziah ke rumah duka almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal. Affan dimakamkan di kediamannya di Blora, Menteng, Jakarta Pusat.

“Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa bersama-sama. Jangan kita terpecah belah, jangan kita korbankan bangsa dan negara ini,” ujar Puan dengan nada tegas, Sabtu (30/8/2025).

Puan juga menekankan agar Kepolisian RI mengusut tuntas kasus ini secara transparan. Ia mendesak aparat untuk menyelidiki tragedi tersebut secara serius agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.

“Dan kami tentu saja akan mengawal ini sampai selesai. Jangan sampai insiden seperti ini terjadi kembali,” tegas Puan.

Selain itu, Puan mengimbau seluruh pihak, baik masyarakat maupun aparat keamanan, agar menahan diri saat aksi unjuk rasa berlangsung.

Menurutnya, menjaga ketertiban merupakan tanggung jawab bersama agar aspirasi masyarakat bisa tersampaikan tanpa memakan korban jiwa.

Dalam kunjungannya, Puan hadir bersama Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Kehadiran mereka disambut haru keluarga almarhum. Puan bahkan tampak memeluk ibu korban yang menangis tersedu.

“Assalamualaikum… sabar ya, yang kuat,” ucap Puan sembari menggenggam erat tangan ibu korban. Ia juga menyalami adik Affan yang kehilangan sosok kakak sekaligus tulang punggung keluarga.

Sebagai bentuk kepedulian, Puan berjanji memberikan bantuan pendidikan bagi adik Affan serta menghadiahkan sebuah motor untuk ayah korban yang juga berprofesi sebagai driver ojek online.

“Ini duka kita bersama. Kita semua rakyat Indonesia harus bergotong-royong saling menguatkan. Mari kita bersihkan Indonesia,” pungkas Puan.

(Tim Smartrt.news/Johan/Sumber : DPR)