Pemkot Balikpapan Bentuk Wadah Pemuda Mandiri
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma. (smartrt)
SMARTRT.NEWS – Pemkot Balikpapan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) menggelar Safari Roadshow Expo 2025 di enam kecamatan. Ini wadah baru bagi para pemuda untuk menampilkan kreativitas dan mengembangkan usaha mereka secara mandiri.
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma menjelaskan, bahwa hampir seperempat populasi Balikpapan pemuda. Karena itu pihaknya ingin melihat sejauh mana antusiasme pemuda dalam berkontribusi ke sektor UMKM.
“Kami tidak hanya ingin mereka berwirausaha, tetapi juga bisa membuka peluang kerja bagi orang lain. Tujuannya agar para pemuda bisa mandiri,” ujar Ratih, Sabtu. Kegiatan ini bertujuan memberi keterampilan, wawasan, serta meningkatkan kapasitas organisasi dan lapangan pekerjaan bagi pemuda dan wirausahawan muda Balikpapan.
Ajang Inspiratif
Menurutnya expo tahun ini adalah yang pertama melibatkan pemuda. Kali ini melibatkan 26 pelaku UMKM di setiap kecamatan. Safari Roadshow kian marak dengan berbagai kegiatan, ia berharap hal ini bisa menjadi ajang inspiratif bagi anak muda Balikpapan untuk berkreasi dan berkembang.
“Selain expo, ada pula jambore vespa untuk menambah semarak kegiatan. Kami ingin anak muda Balikpapan tak hanya kreatif, tapi juga mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, acara ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tapi juga sarana pelatihan dan edukasi bagi generasi muda.
“Ini tidak hanya sekadar pameran, tapi ada bahasan berbagai topik penting. Mulai perizinan usaha, edukasi keuangan, hingga pencegahan narkoba dan kekerasan,” imbuhnya.
Untuk itu agenda Wira Usaha Muda ini diharap bisa menjadi wadah kreativitas anak muda, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis kewirausahaan.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus menyampaikan sampai saat ini Indonesia masih tertinggal dengan negara tetangga.
“Dalam jumlah wirausahawan, Indonesia masih tertinggal dibanding negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, bahkan Vietnam. Karena itu, kita berharap semakin banyak anak muda yang memiliki passion dan usaha sendiri,” pesan Bagus.
Selama ini ia mengaku sering menyampaikan kepada pihak kampus agar ada SKS yang berkaitan dengan entrepreneurship. Sehingga mahasiswa tidak hanya berpikir untuk bekerja dengan orang lain, tetapi juga mampu membangun usaha sendiri berdasarkan potensi dan kreativitas mereka.
Apalagi Balikpapan menjadi pintu gerbang utama Ibu Kota Nusantara, yang memiliki banyak peluang bagi anak muda. Terutama dengan perkembangan infrastruktur dan teknologi yang semakin pesat.
“Anak-anak muda saat ini sangat akrab dengan dunia digital. Mereka lebih cepat belajar dan berinovasi dalam menciptakan peluang yang berkaitan dengan pendapatan,” ujarnya.
Nugi Irmawan
