Peringatan Dinkes Kaltim: Risiko Stroke & Gagal Jantung Masih Tinggi Akibat Rokok dan Vape

Oleh redaksi-j pada 14 Agu 2025, 14:20 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dr. Jaya Mualimin / Pemprov Kaltim

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dr. Jaya Mualimin / Pemprov Kaltim

Smartrt.news, SAMARINDA – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dr. Jaya Mualimin mengingatkan bahwa angka kematian akibat stroke dan gagal jantung di daerah ini masih tinggi, salah satunya dipicu kebiasaan merokok dan penggunaan rokok elektrik (vape).

“Masih banyak yang senang merokok dan vape. Risiko kematian akibat stroke dan gagal jantung akan tetap tinggi jika masyarakat tidak menjaga kesehatan dan tetap terpapar asap rokok,” tegas dr. Jaya dalam Seminar Kesehatan bertema Merdeka Tanpa Asap Rokok dan Vape di Gedung Odah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, dengan mengusung pesan Bersama Wujudkan Indonesia Sehat dan Bebas Asap.

Peserta seminar meliputi perwakilan OPD Provinsi Kaltim, OPD Kota Samarinda, mahasiswa dari berbagai universitas, pelajar SMP dan SMA, hingga anggota Pramuka.

Dr. Jaya secara khusus menekankan pesan kepada generasi muda. “Untuk pelajar dan mahasiswa, jagalah kesehatan. Hindari polusi, terutama asap rokok,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengendalian asap rokok sudah diatur dalam UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Pemerintah daerah memiliki kewenangan menetapkan KTR beserta sanksi bagi pelanggar.

Kawasan bebas asap rokok mencakup fasilitas kesehatan, pendidikan, tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum, dan lokasi lain yang ditetapkan.

Dinkes Kaltim berharap kesadaran masyarakat akan bahaya rokok dan vape semakin meningkat, sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan Kaltim bebas asap demi menurunkan angka penyakit tidak menular yang mematikan.

(Tim Smartrt.news/Johan/Sumber : Pemprov Kaltim)