Presiden Prabowo Apresiasi Capaian 100 Sekolah Rakyat, Target 200 Sekolah Tercapai 2026

Oleh redaksi-j pada 23 Agu 2025, 09:25 WIB

Presiden Prabowo Subianto (Tangkapan Layar Youtube/Info Publik)

Smartrt.news, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto, mengapresiasi capaian pembangunan Sekolah Rakyat yang kini telah berdiri dan beroperasi di berbagai pelosok tanah air.

Hingga Juli 2025, sebanyak 100 Sekolah Rakyat telah aktif, dan pada September mendatang jumlahnya akan bertambah 65 sekolah lagi.

“Hari ini saya bahagia mengetahui bahwa kita sudah memiliki 100 Sekolah Rakyat yang berdiri dan beroperasi. Bahkan pada bulan September nanti, akan bertambah 65 sekolah lagi. Ini sebuah prestasi luar biasa,” ujar Presiden dikutip dari info publik.

Target Tercapai Setahun Lebih Cepat

Prabowo menjelaskan, target awal pendirian 100 Sekolah Rakyat baru akan tercapai pada Juli 2026. Namun berkat kerja keras lintas kementerian, capaian tersebut berhasil diwujudkan setahun lebih cepat. Pemerintah kini menargetkan jumlah Sekolah Rakyat mencapai 200 unit pada 2026.

“Ini menunjukkan kerja kabinet yang solid: bekerja keras, bekerja cerdas, dan melampaui harapan. Tujuan kita jelas, menghapus kemiskinan absolut dari bumi Indonesia,” tegasnya.

Pendidikan sebagai Jalan Pemutus Kemiskinan

Presiden menekankan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan, melainkan wadah bagi guru-guru terpilih untuk mendidik anak bangsa dan memutus rantai kemiskinan.

“Anak-anak ini adalah tunas bangsa yang akan membawa Indonesia bangkit. Guru-guru, didiklah anak-anak dengan baik, beri mereka harapan, dan jangan biarkan mereka pesimis,” pesan Presiden.

Prabowo juga menyoroti pentingnya tata kelola anggaran pendidikan yang bersih dan efisien. Menurutnya, meski anggaran pendidikan Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di dunia, kebocoran masih menjadi tantangan serius yang harus dihentikan.

Optimisme Indonesia Mandiri

Dalam arahannya, Presiden menegaskan optimisme terhadap masa depan Indonesia yang mampu mandiri dalam berbagai sektor industri, mulai dari otomotif hingga sandang.

“Seluruh rakyat harus menikmati kemerdekaan dan kekayaan bangsa, bukan hanya segelintir orang. Saya bangga kepada kalian semua,” pungkasnya.

(Tim Smartrt.news/Johan/Sumber : Info Publik)