Rahmad Mas’ud Ingatkan Kewajiban Zakat Fitrah
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud. (Smartrt)
SMARTRT.NEWS – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengingatkan pentingnya membayar zakat fitrah sebagai kewajiban bagi umat Muslim.
Dalam keterangannya pada Jumat (14/3/2025), ia menekankan zakat fitrah tak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai wujud solidaritas sosial.
“Kementerian Agama Kota Balikpapan telah menetapkan besaran zakat fitrah Ramadan 1446 Hijriah,” jelas Rahmad. Yakni, berupa makanan pokok beras seberat 3 kilogram atau dalam bentuk uang dengan tiga kategori nominal.
Yakni, “Batas tertinggi Rp 54 ribu per jiwa, batas sedang Rp 51 ribu per jiwa, dan batas terendah Rp 48 ribu per jiwa,” imbuh Wali Kota.
Menurut Rahmad Mas’ud, zakat fitrah memiliki makna mendalam sebagai ungkapan syukur atas rezeki yang diterima, sekaligus membersihkan harta.
Selanjutnya, dengan menunaikan kewajiban ini, umat Muslim turut berkontribusi membantu mereka yang kurang mampu. Sekaligus agar mereka bisa ikut menikmati perayaan Idul Fitri dengan sukacita.
“Dengan membayar zakat, kita tidak hanya menunaikan kewajiban agama, tetapi juga ikut membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini adalah bentuk kasih sayang dan kebersamaan dalam merayakan hari kemenangan,” tambahnya.
Selain itu, Rahmad juga mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tetap menjaga produktivitas selama Ramadan.
“Puasa tidak boleh menjadi alasan untuk bermalas-malasan atau menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebagai aparatur negara, kita harus tetap memiliki tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Rahmad berharap agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan dan kemampuan untuk meningkatkan ibadah di bulan suci ini, sembari tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan penuh tanggung jawab.
Manfaat Zakat Fitrah
- Membersihkan Jiwa dan Harta
Salah satu manfaat utama zakat fitrah membersihkan jiwa dan harta dari kotoran dosa dan sifat kikir. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim menyucikan dirinya usai menjalani ibadah puasa Ramadhan, sehingga kembali fitrah atau suci.
Hal ini sejalan dengan Hadits yang riwayat Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan perkataan keji.
- Membantu Fakir Miskin
Zakat fitrah berperan penting dalam membantu fakir miskin memenuhi kebutuhan pokok mereka saat Idul Fitri. Dengan demikian, mereka dapat merayakan hari kemenangan bersama-sama tanpa merasa kekurangan. Ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam Islam.
- Mengurangi Kesenjangan Sosial
Dengan zakat fitrah yang merata, kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin dapat berkurang. Hal ini menciptakan keseimbangan ekonomi dan mencegah timbulnya kecemburuan sosial di masyarakat.
Nugi Irmawan
