Tenaga Kerja Kaltim Bersertifikat Siap Ambil Peran di Proyek IKN

Oleh redaksi-j pada 04 Jul 2025, 22:31 WIB
Ibu kota Nusantara (IKN)

Ibu kota Nusantara (IKN) (Foto : Dok IKN)

Smartrt.news, BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan sertifikasi bidang konstruksi secara gratis kepada tenaga kerja lokal.

Kebijakan ini menjadi angin segar bagi generasi muda Kaltim yang ingin terlibat langsung dalam pembangunan besar-besaran di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (Harum) menyebut, sertifikasi ini membuka peluang kerja nyata bagi anak muda Kaltim di tengah derasnya pembangunan infrastruktur IKN, termasuk kawasan legislatif, yudikatif, dan infrastruktur dasar lainnya.

“Peluangnya masih sangat besar, dan tenaga kerja lokal punya keunggulan tersendiri jika telah memiliki sertifikasi bidang konstruksi,” ujar Gubernur Harum di Kantor Gubernur Kaltim, baru-baru ini.

Tenaga Kerja Bersertifikat, Jaminan Mutu Pembangunan IKN

Menurut Gubernur Harum, keberadaan tenaga kerja bersertifikat sangat krusial untuk menjamin kualitas dan keselamatan proyek konstruksi di IKN.

Sertifikasi menjadi bukti bahwa tenaga kerja telah sesuai dengan standar kompetensi yang dibutuhkan industri konstruksi nasional dan bahkan internasional.

“Kami ingin memastikan setiap bangunan yang berdiri di IKN dibangun oleh tenaga ahli yang kompeten. Sertifikasi ini bukan hanya formalitas, tetapi jaminan kualitas dan keselamatan konstruksi,” tegasnya.

Dorong Daya Saing Lokal, Kaltim Jadi Role Model Nasional

Gubernur Harum juga menyampaikan apresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang telah sukses menyelenggarakan program sertifikasi ini. Ia berharap langkah ini menjadi model pembinaan tenaga kerja konstruksi bagi provinsi lain.

“Kita ingin tenaga kerja Kaltim tidak hanya jadi penonton, tapi pelaku utama pembangunan IKN. Sertifikasi ini adalah modal daya saing,” ujar Gubernur.

Dengan sertifikasi gratis, tenaga kerja muda di Kaltim tidak hanya mendapatkan akses ke pasar kerja yang lebih luas, tetapi juga memiliki posisi tawar tinggi bagi perusahaan jasa konstruksi. Hal ini diharapkan menciptakan ekosistem pembangunan yang berstandar tinggi dan berkelanjutan di wilayah IKN.

(Tim Smartrt.news/Johan/Sumber : Pemprov Kaltim)